Semangat Baru Akuatik Palembang: Gas Poll Menuju Prestasi Gemilang

Palembang — Babak baru perjalanan organisasi cabang olahraga akuatik Kota Palembang resmi dimulai. Bertempat di sebuah resto tepi Sungai Musi, Sabtu (25/4), jajaran pengurus Akuatik Indonesia Kota Palembang periode 2025–2029 dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Umum Akuatik Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Prof. Dr. Edwar Juliartha, S.Sos., M.M.

Pelantikan tersebut mengukuhkan dr. Ismail Bastomi, Sp.OT (K) Hip&Knee, AIFO-K sebagai Ketua Umum, didampingi Kms. Afriady, S.Pd selaku Ketua Harian, Alan Delon Budi Kusuma, S.Pd sebagai Sekretaris Umum, serta Nina Ariani sebagai Bendahara Umum.

Dalam sambutannya, dr. Ismail menyampaikan bahwa tanggung jawab yang diemban kepengurusan baru bukanlah perkara ringan. Namun, ia optimistis bahwa kerja keras, komitmen, serta semangat kebersamaan akan membawa organisasi pada pencapaian yang lebih membanggakan.

Ia mengingatkan bahwa Palembang memiliki rekam jejak prestasi yang patut dibanggakan. Pada Porprov tahun lalu, kontingen akuatik Palembang sukses menyabet gelar juara umum dengan perolehan medali yang signifikan. Sejumlah atlet binaan bahkan mampu menembus level nasional dan mengharumkan nama daerah.

“Capaian ini tidak lepas dari kerja keras atlet, dedikasi para pelatih, serta dukungan seluruh pihak. Namun kita tidak boleh terlena, sebab tantangan ke depan akan jauh lebih berat,” ujar dr. Ismail.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya pengembangan disiplin akuatik secara menyeluruh — meliputi polo air, renang artistik, hingga perairan terbuka. Pembinaan usia dini, peningkatan mutu pelatihan, serta tata kelola organisasi yang profesional dan transparan ditegaskan sebagai prioritas utama kepengurusan baru.

Dengan mengusung slogan “Ayo Berenang di Manapun”, dr. Ismail mengajak seluruh pengurus menjadikan momen pelantikan ini sebagai titik tolak untuk memperkokoh sinergi. “Saya percaya akuatik Palembang akan terus mencetak prestasi dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris Umum Akuatik Kota Palembang, Alan Delon Budi Kusuma, S.Pd, menyampaikan bahwa pelantikan ini diselenggarakan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Akuatik Indonesia serta sejumlah ketetapan strategis lainnya.

Ia menguraikan tiga sasaran utama dari pelaksanaan pelantikan, yaitu pengukuhan resmi organisasi Akuatik Indonesia Kota Palembang, perumusan arah strategis pengembangan cabang olahraga akuatik di Palembang, serta penguatan sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat olahraga air.

Susunan pengurus yang dilantik melibatkan beragam latar belakang, mulai dari praktisi, akademisi, hingga penggiat olahraga air, yang ditempatkan pada Dewan Penasihat, Dewan Inti, dan sejumlah bidang teknis. Diharapkan, dengan komposisi tersebut, Palembang mampu melahirkan atlet-atlet unggul di pentas nasional maupun internasional. “Kami ingin menjadikan Palembang sebagai barometer olahraga akuatik yang berprestasi dan membanggakan,” ungkap Alan Delon.

Ketua KONI Kota Palembang, Anton Nurdin, dalam sambutannya menyatakan komitmen lembaganya untuk menjadikan Palembang sebagai pusat unggulan prestasi olahraga, khususnya pada cabang akuatik. Ia berharap di bawah komando dr. Ismail, atlet-atlet Palembang mampu mengukir capaian gemilang yang membawa nama kota ke level nasional.

Sebagai bentuk penghargaan, KONI Kota Palembang akan memberikan bonus kepada atlet peraih medali. Anton menekankan bahwa keberhasilan pembinaan atlet sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah, pelatih, dan masyarakat secara terpadu. Pembinaan berkelanjutan, ketersediaan fasilitas olahraga yang representatif, serta program pelatihan intensif menjadi tiga pilar yang akan terus diperkuat.

“Dengan semangat juang yang tinggi, kami yakin atlet-atlet Palembang akan menjadi inspirasi bagi generasi muda sekaligus mengangkat marwah kota di kancah nasional maupun internasional,” kata Anton.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Edwar Juliartha, S.Sos., M.M. menegaskan komitmennya membangun organisasi yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada prestasi.

“Menjadi pengurus itu bukan soal jabatan atau sekadar pencantuman nama. Saya menginginkan pengurus yang benar-benar siap bekerja, bukan yang justru ingin diurus,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Akuatik Sumsel sejak awal telah melakukan konsolidasi guna memastikan terpilihnya figur-figur yang benar-benar berkomitmen. Menurutnya, mengenali kekuatan internal organisasi dan memetakan dukungan yang tersedia merupakan langkah krusial agar arah perjalanan organisasi lebih terukur. “Perencanaan dan manajemen adalah kunci utama pertumbuhan organisasi,” imbuhnya.

Prof. Edwar memandang Palembang sebagai pusat energi akuatik yang sangat potensial. Dengan kepemimpinan dr. Ismail, ia berharap energi akuatik kota dan provinsi dapat berpadu menghasilkan prestasi luar biasa. “Palembang memiliki potensi yang luar biasa. Di tangan dr. Ismail, sinergi antara kota dan provinsi akan semakin kokoh,” tuturnya.

Berbekal semangat kebersamaan, Akuatik Kota Palembang optimistis mampu mencetak prestasi yang membanggakan ke depan. Gas poll untuk akuatik Palembang!


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *